Thursday, October 8, 2009

BYON M31H G/M T6400


Core2 Duo T6400, 1GB DDR2, 160GB HDD, DVD±RW, 56K Modem, NIC, WiFi, Bluetooth, VGA Intel GMA 4500 256MB (shared), Camera, 14.1" WXGA, Non OS

Harga : 5.350.000

Tuesday, August 18, 2009

trend software engeneering



untuk mendapatkan pengertian tentang software, sangat penting untuk memeriksa karakteristik dari software yang membuatnya berbeda dari hal lain yang di buat oleh umat manusia. ketika sebuah hardware di buat, proses kreatif manusia(analisa, desain, konstruksi dan testing) sepenuhnya di terjemahkan ke dalam sebuah bentuk fisik. jka kita membangun sebuah komputer baru, rencana, desain dan hasilnya melibatkan bentuk fisik. software merupakan sebuah logika daripada sebuah bentuk fisik semata. oleh karena ituoleh karena itu software mempunyai karakteristik yang lebih daripada sebuah hardware.
Pemrograman berorientasi objek kini sudah sangat popular dalam dunia rekayasa perangkat lunak. Dengan menggunakan 3 konsep utama, Encapsulate(Enkapsulasi), Inheritance(Penurunan), dan Polymorphic. Ketiga konsep ini menjadi landasan kuat pada pemograman beroriantasi objek yang dapat menigkatkan readability (mudah dibaca dan dipelajari), reusability (mudah dikegunakan kembali), dan dekomposisi permasalahan (pemodulan). Object menjadi kunci utama keberhasilan OOP karena mengurangi tingkat kompleksitas dalam pemrograman dan memungkinkan maintenance yang relatif lebih mudah terhadap perangkat lunak itu sendiri. Namun, masalah muncul jika di dalam object-object atau kelas-kelas yang berbeda terdapat suatu aspek tertentu yang unik. Untuk mengubah suatu aspek dari perangkat lunak yang dibangun, maka beberapa object dan definisi kelas harus dimodifikasi. Hal ini dapat menjadi suatu masalah yang cukup mengganggu, terutama dalam menangani perangkat lunak yang kompleks dan berskala besar. Kemudian dikenal istilah Tangling, yang artnya dalam suatu objek terdapat aspek lain dari objek itu sendiri, sebagai contoh pada objek bisnis terdapat penanganan loging. Adapula scattering yang artinya, beberapa aspek yang sama muncul pada setiap layer/modul. Dan kedua hal ini cenderung sering muncul secara bersamaan.
Kemudian muncullah Aspect-Oriented Programming, dimana metode ini menyusun masalah-masalah kedalam satuan unit yang disebut aspek. Secara garis besar AOP merupakan metode pemograman yang menghadirkan konsep untuk memotong silang (crosscut) permasalahan tangling dan scattering. Tangling dalam artian bawa terdapat hal-hal lain didalam suatu Object yang sebenarnya tidak berhubungan langsung, namun hanya merupakan technical concerns semata. Sedangkan scattering lebih kepada pengkodean yang muncul pada banyak tempat, sebagai contoh kode program untuk akses user password yang bisa terjadi pada beberapa layer. Kedua hal diatas, telah menyebabkan source code menjadi tidak bersih dan tidak independent. Untuk itulah dibutuhkan madul yang dapat melakukan crosscutting concern terhadap permasalahan diatas, inilah yang dinamakan Aspect. Sebagai contoh, security dapat dikatakan sebuah aspect, tanpa merusak design asli dari system. Maka dalam hal ini Aspek dapat dikatakan sebagai suatu modul yang meng-enkasulapsi perilaku yang mempengaruhi kelas-kelas (dan object-object) tertentu. Dengan AOP, tiap aspek dapat dijabarkan sebagai unit-unit yang terpisah dan kemudian disatukan oleh Aspect Weaver(sebagai kompilasi). Bila kita bandingkan dengan Object-Oriented Programming (OOP), security dijadikan sebagai sebuah class, dan tidak dapat digunakan crosscutting concern, AOP sendiri merupakan penyempurna dari metode OOP tersebut.

Friday, May 29, 2009

Konversi Windows XP bajakan ke versi resmi





Mungkin saja terjadi, karena sesuatu hal PC pribadi atau di kantor anda telah terinstall Windows XP bajakan. Setelah anda membeli kode lisensi yang resmi, anda berniat untuk mengkonversi kode lisensi Windows XP bajakan anda yang telah terinstall ke kode lisensi resmi yang baru anda beli, namun anda tidak ingin melakukan proses installasi yang memakan waktu.

Cukup dengan melakukan langkah-langkah berikut, masalah anda dapat selesai dengan singkat. Sebelum memulai, untuk berjaga-jaga jangan lupa untuk membackup registry anda.

1. Klik menu Start, Run.

2. Pada kotak Run, ketik regedit dan tekan Enter atau klik Ok.

3. Ketika jendela Registry Editor terbukga, navigasi kursor anda ke HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion \WPAEvents.

4. Pada panel kanan, arahkan kursor ke OOBETimer, klik kanan, lanjutkan dengan klik Modify.

5. Ubah secara sembarang isi key tersebut. Minimal anda melakukan perubahan dalam satu digit. Langkah ini secara otomatis akan menon-aktifkan kode lisensi Windows XP anda.

6. Klik kembali menu Start, Run.

7. Pada kota Run, ketik %systemroot%\system32\oobe\msoobe.exe /a, tekan Enter atau klik Ok.

8. Klik Yes, I want to telephone a customer service representative to activate Windows, lanjutkan dengan mengklik tombol Next.

9. Lanjutkan dengan mengklik Change Product key.

10. Ketik license key anda yang baru pada kotak New key, lalu klik Update.

11. Restart komputer anda.

12. Setelah anda kembali ke desktop XP anda, periksa hasil pekerjaan anda dengan menjalankan langkah nomor 7 di atas.

13. Jika aktivasi kode lisensi anda berhasil, akan muncul pesan Windows is already activated. Click Ok to exit.

Masalah anda selesai. Semoga bermanfaat

Sunday, March 8, 2009

1st aniversary

14 Maret 2009 adalah ulang tahun perkawinan kami yang pertama, enaknya bikin acara apa ya...?